fbpx
tipe klien jasa desain grafis

Tipe prospek klien jasa desain grafis

Kalian yang bergerak di bidang jasa, apapun itu jasanya. Jasa desain grafis, digital marketing, properti, asuransi, pasti familiar dengan istilah prospek. Bahasa digitalnya lebih populer dengan sebutan ‘leads’. Tetapi ga semua prospek itu sama. Di artikel ini saya bahas mengenai bagaimana menentukan tipe prospekmu dan apa yang bisa dilakukan agar kamu closing dengan prospek-prospek tersebut.

tipe klien jasa desain grafis

ketika klien mencari jasa desain grafis, umumnya mereka mencari berdasarkan kebutuhan mereka. Ada yang memang serius mencari, ada yang memang sekedar mencari informasi atau perbandingan harga, ada yang mencari tapi bukan untuk waktu dekat. Bagaimanapun status mereka, kita sebagai penyedia jasa dapat menentukan intensitas prospek ini menggunakan salah satu metode yang bernama BANT.

jasa desain grafis jakarta
ada 3 tipe klien berdasarkan level intent / keinginan mereka

Sebelum masuk kedalam metode BANT. kita perlu tahu bahwa pada dasarnya ada 3 klasifikasi tipe prospek yang dapat kita olah melalui berbagai pendekatan baik direct, ataupun via newsletter.

1.Prospek Jasa desain grafis : HOT

Prospek ini memiliki niatan yang terbilang tinggi untuk mencari vendor penyedia jasa oleh karena berbagai kebutuhan mendesak yang harus disegerakan. Klien yang mencari jasa desain grafis ini biasanya sudah memiliki kebutuhan spesifik, budget, timeline.

2.Prospek jasa desain grafis : WARM

Prospek ini kekurangan beberapa kriteria untuk masuk dalam kategori HOT prospek, seperti Budget, Timeline. Tetapi bukan berarti prospek ini tidak bernilai, malah sebaliknya, jika menggunakan approach yang baik, setelah beberapa kali kontak kemungkinan mereka akan lebih terbuka untuk menggunakan jasa anda

3.Prospek jasa desain grafis : COLD

Nah untuk klien yang satu ini masih dalam tahap ‘meraba-raba’ apa yang mereka dapat harapkan, harga rata-rata, dan cara kerjasama yang bisa terjalin. Tetapi biasanya kebutuhan mereka tidak bersifat mendesak sehingga mereka tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan juga.

jasa desain grafis jakarta
Panas Sedeng Dingin.

Nah setelah mengetahui 3 tipe prospek diatas, muncul pertanyaan “lalu bagaimana kita mengklasifikasikan tipe prospek?”. Untuk saya pribadi menggunakan metode BANT (Budget, Authority, Need, Timeline). Kita simak penjelasan sederhananya dibawah ini

1.Budget

Klien yang sudah memiliki kisaran budget yang akan digelontorkan, hanya tinggal menunggu approval manajemen untuk eksekusi dana kepada penyedia jasa desain grafis.

2.Authority

Calon prospek yang kontak dengan kamu adalah seseorang yang punya otoritas tertentu / pengambil keputusan dalam perusahaan. Hal ini akan jauh memudahkan proses anda dalam pitching atau penawaran ke perusahaan.

3.Need

Prospek sudah tahu persis apa-apa saja yang dibutuhkan untuk menjalankan proyeknya, permasalahan yang harus diselesaikan, apa objektifnya, dan kenapa mereka memerlukan jasa desain grafis milikmu.

4.Timeline

Prospekmu sudah tahu dengan jelas kapan deadline proyek yang hendak digarap karena sudah menjadi dari bagian besar rencana pemasaran / promosi yang akan dieksekusi perusahaan.

jasa desain grafis

Nah, klien yang masuk dalam kategori HOT umumnya memenuhi 4 kriteria diatas. Ketika berkomunikasi dengan merekapun akan terasa keseriusan mereka dalam menggarap proyek yang dibicarakan.

Sedangkan jika klien hanya memenuhi 2-3 kriterianya, mereka masuk dalam kategori WARM dimana sudah ada keseriusan, namun masih ada beberapa pertimbangan yang harus diputuskan. Jika bisa memaintain hubungan dengan baik, mereka akan terbuka untuk bekerjasama dengan kamu.

Dan jika diantara BANT tersebut prospek hanya memenuhi 1 kriteria saja, maka mereka masuk dalam kategori COLD dimana mereka belum memiliki ‘sense of urgency’ ketika berbicara dnegan anda. Tertarik. Tapi bukan hal darurat untuk mereka.

Lalu bagaimana cara untuk mendekati mereka ? pertama-tama kita harus mengetahui rata-rata kontak yang tercipta dengan prospek sebelum mereka konversi menjadi klien kamu. lihat dibawah ini.

lead jasa desain grafis
menurut ixactcontact.com butuh sekitar 7 kontak untuk meningkatkan awareness.

Untuk memiliki kenaikan minat kurang lebih membutuhkan 7 kali kontak dengan prospekmu. Dan butuh sekitar 9x untuk mereka memutuskan untuk memakai jasamu.

Selama 7x kontak tersebut kamu bisa menggunakan pendekatan – pendekatan berikut untuk membantu menjalin hubungan baik dengan prospek jasa desain grafis kamu berdasarkan level-levelnya, dari level WARM dan COLD.

warm prospek
beberapa pendekatan yang bisa digunakan

bagi saya pribadi, setiap kontak saya biasanya melalui pendekatan dan channel -channel diatas :

  • Newsletter : berikan informasi-informasi detail tentang promosi, teknis, dan potensi yang klien bisa dapat jika menggunakan jasa desain grafismu
  • Promosi : kamu bisa menggunakan WA blast mungkin 1x seminggu untuk promosi jasa (e.g diskon 10%)
  • Showcase portfolio : jika ada portfolio yang relevan dengan klien, ini bisa jadi sebuah asset dan keunggulan yang kamu berikan ke prospek agar mereka mendapati bahwa kamu mengerti tentang industrinya
  • Testimoni : setiap klien yang terpuaskan, bisa kamu perlihatkan ke klien. Testi ini bisa berfungsi sebagai UGC (User-Generated Content) juga karena orang cenderung lebih percaya rekomendasi dari umum, kerabat, ketimbang dari penyedia jasa itu sendiri. Jangan dikarang-karang testimoninya ya tapi. make sure itu otentik dan memang buatakan klien
Hal seperti ini terlihat lebih baik di mata klien.

Sedangkan untuk COLD prospek, gunakan beberapa pendekatan ini :

  • Briefing kenapa klien membutuhkan jasamu
  • Apa yang mereka dapat dari jasa kamu
  • Layanan-layanan yang disediakan
  • Bangun frekuensi hub. setidaknya 1x / minggu

Ingat tujuannya bukan untuk closing, tetapi agar imagemu melekat sedikit di benak prospek dan bisa masuk menjadi pertimbangan. Jangan lupa kesan pertama begitu menggoda, jadi belajarlah berkomunikasi dan beretika yang baik sebagai seorang penyedia jasa desain grafis.

dicontoh dibawah kamu bisa perhatikan tanggal pertama saya kontak dengan prospek sampai kapan akhirnya dia memutuskan untuk memberi ‘lampu hijau’ ke jasa desain grafis yang saya tawarkan. Semoga bisa sedikit memberi inspirasi dan berfaedah.

pake salah kelamin pula lagi. wkwkwkw

kalau kalian lihat disini ada sekitar 2 bulan dari kontak inisial sampai ke pembicaraan yang lebih serius. Jadi jangan minder atau pesimis kalau prospek tidak memberi feedback atau respon. pastikan kamu terus berbagi informasi menarik seputar bisnis / jasamu dan berkomunikasi dengan baik. Kalau rezeki, prospek akan berubah menjadi klien. Semua indah pada waktuNya. Amin. hehe.

Yours truly,
AG

NB : Jika berkenan, mohon bantu rating artikel saya dengan mengisi dibawah ini ya. Terima kasih banyak 🙂

Our Score
Berapa kali kontak rata-rata dilakukan sebelum klien menunjukkan minat lebih dalam ?

kurang lebih 7x

Soft-Skill apa saja yang dibutuhkan dalam mendapatkan klien ?

Komunikasi, personal branding

Apa yang biasanya menjadi pertimbangan klien dalam memilih penyedia jasa desain grafis ?

Harga, Kualitas, Jam terbang

Click to rate this post!
[Total: 1 Average: 5]

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Need help?
Powered by