fbpx
skill desain grafis yang faedah

5 Skill desain grafis : skill pendukung

Kalian handai taulan yang berada di jaga maya instagram & facebook ini pasti orang-orang yang mumpuni dalam kemampuan skill desain grafis yang memberi orgasme kepada manusia-manusia yang ngelihatnya.
Saya pun kadang minder mau ngasih lihat desain-desain disini teh takut dibilang cemen. Tapi kalian pernah ngerasain lembur sampe jam 4 pagi ? jam 8 paginya meeting sama klien terus dia minta designnya diganti semua. Sedih yah. iyah. ya gitu deh.

skill desain grafis yang faedah

Atau kamu pernah kesulitan ngejar deadline karena project management yang belum tertata rapih? terus kalo klien lagi surut kita gimana ngakalinnya ? beragam warna tantangan-tantangan yang dihadapi pejuang kreatif. Ternyata selain skill desain grafis yang bersifat teknis, kita memerlukan kemampuan-kemampuan lain.


intinya, sebagai seorang desainer kita juga memerlukan soft & hard skill lain yang bisa menunjang jalan ninja kita sebagai seorang designer. Apa-apa aja sih itu min ? wisss, kita simak dulu lah biar yahud.

1. Soft Skill desain grafis : komunikasi

Sebagian faktor penentu dari lancar atau tidaknya pekerjaan desainmu itu bergantung dari sini. Lakukan hal-hal berikut pada tahap-tahap ini :

Briefing – Tanyakan hal-hal yang krusial. Identifikasi masalah, objektif, ekspektasi, USP, budget, timeframe, referensi visual, tone, typeface, barometer.

  • Briefing – alur presentasi baik, ungkapkan permasalahn & solusi dengan jelas. Siapkan punchline.
  • Pitching – alur presentasi baik, ungkapkan permasalahn & solusi dengan jelas. Siapkan punchline.
  • Pra Produksi & Produksi – monitor, reporting setiap ada updates, diskusi jika ada masalah.

2. Kompromi

Udah begadang bikin desain, eh klien ga suka. Rasanya pengen garuk muka klien pake kuku Wolverine kan ? yah ga gitu-gitu amat mungkin. Tapi ini beberapa mindset yang bisa kamu pakai untuk menghadapi keadaan ini :

  • Objektif – bersikap profesional. Masukan dari klien itu berharga ko. Hanya tinggal bagaimana kamu mencari solusi terbaik tanpa mengorbankan desain keren yang sudah dibuat. Kalau memang kamu tidak melihat bahwa ide atau input dari si klien itu patut dijalankan, sampaikan secara sopan. e.g
  • Its a Progress – ingat juga setiap feedback yang diberikan klien itu adalah progress. Karena setiap feedback itu sekecil apapun bisa kamu pakai untuk mengembangkan desain-desain yang sedang dikerjakan sekarang.

3. Ekonomi

Kalo lo freelancer, udah berkeluarga, beranak, lo akan ngerti betapa krusialnya lo butuh skill ini. Coba pelajari pengetahuan berikut untuk menjaga keuangan :
Mitigasi resiko keuangan
Cash Flow
Expense
Overhead

Coba bayangin skenario dimana kamu dapet klien dengan nilai kontrak Rp.15.000.000, untuk target pengerjaan 3 bulan. DP nya 50% di depan, 40% setelah 1 bulan pengerjaan, dan 10% setelah handover pekerjaan. Somehow setelah 1 bulan ada pengeluaran tidak terduga kamu harus keluar Rp.5.000.000, dan di bulan kedua pengerjaannya ngaret jadi pembayaran mundur sementara tagihan kamu terus berjalan dan ujung-ujungnya proyek ngaret sampe 5-6 bulan, dan selama 3 bulan tersebut kamu ga punya klien lagi. Pengeluaran bulananmu sementara itu /bulan Rp.3.75 jt ? Sekian terima kasih.

4. Project Management

Pekerjaanmu berkaitan erat dengan deadline. Supaya ketika kamu membuat desain dan bisa mencapai target deadline, kamu harus mengorganisir semua aspek pekerjaan dari hulu sampai hilir dengan memperhatikan beberapa hal-hal berikut :

  • Alur Kerja – Mindmapping, brainstorm, moodboard, initial design, mockup, revisi, final prototype, produksi, paska-produksi. Perhatikan faktor kecepatan dan waktu, apakah semuanya harus dilakukan atau ada yang bisa dilongkapi ? e.g untuk pekerjaan social media selama sudah ada Key Visual itu tinggal masalah turunan saja
  • Skala Prioritas – Tentukan prioritas teratas didalam pekerjaanmu yang jika kamu kerjakan, itu akan memudahkan semua hal-hal lain. Lalu buat turunan-turunan dari prioritas teratas sampai terbawah.
  • Task Management – saya sering menggunakan Trello untuk To-Do list, status, Issue, untuk memantau progress dengan baik.

5. Digital Marketing

Sebagai agency atau freelance, jumlah klienmu cenderung fluktuatif kan? kalo lagi rame lembur jaya, giliran sepi gogoleran dikasur aja sampe diomelin bini. Tetapi masalah ini bisa diatasi dengan sedikit kemampuan dari digital marketing loch.

  • FB Ads – Beriklan dengan menggunakan Lead Gen Ads atau Conversion di FB. Kamu bisa mempelajari skill ini dalam waktu singkat asal intensi dipelajari.
  • Google Ads – Dengan Google kamu bisa mendapatkan Call Ads untuk mendapatkan leads yang menghubungi kamu langsung dan masih banyak objektif iklan lainnya.
  • Linkedin – Kamu bisa beriklan disini untuk mencari perusahaan yang sedang mencari jasa-jasa yang kamu sediakan.
skill desain grafis soft & hard skill

Intinya kemanapun kita pergi, soft & hard skill desain grafis akan menjadi tuntutan untuk kita miliki. Saya pribadi diantara ke-5 skill diatas, menurut saya yang paling penting secara berurutan :

  1. Komunikasi
  2. Ekonomi
  3. Digital Marketing
  4. Project Managing
  5. Kompromi

Tapi ini hanya berdasarkan saya pribadi, kalian mungkin punya preferensi lain, atau bahkan ada yang skill desain grafis kamu yang lain ? boleh di share disini ya.

Memiliki 5 kemampuan diatas akan sangat membantu karir & skill desain grafis anda karena memang kesemuanya berguna. Baik sebagai seorang freelance desain grafis, atau agency, Skill-skill tersebut membawa faedah, kemanapun kita pergi

Yours Truly,
AG

NB : kalau kamu suka dengan artikel ini, bantu rating dengan skor dibawah ya 🙂

Our Score
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Need help?
Powered by